Sungai Rasau (mahasiswa.iainptk.ac.id) Kamis (27/07/2023) Demam Berdarah atau yang biasa disebut DBD merupakan penyakit yang disebabkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk ini biasanya hidup di genangan air yang tenang dan dasarnya bersih. Demam berdarah lebih sering terjadi pada saat musim hujan seperti sekarang ini. Gejala DBD secara umum ialah suhu badan yang tidak stabil dan timbulnya ruam merah pada tubuh.
Dalam upaya pencegahan penyakit demam berdarah ini, pihak puskesmas kecamatan sungai pinyuh mengajak mahasiswa KKL IAIN Pontianak untuk turut andil dalam membagikan abate sebagai salah satu pencegahan nyamuk Aedes Aegypti. Kegiatan ini melibatkan tenaga Kesehatan puskesmas sungai pinyuh yang terdiri dari kepala puskesmas, dokter dan tenaga Kesehatan lainnya yang dilaksanakan pada hari kamis, 27 Juli 2023 di Kecamatan Sungai Pinyuh Desa Sungai Rasau.
Halimatussa’diyah selaku tenaga Kesehatan puskesmas kecamatan Sungai Pinyuh mengatakan bahwa pembagian abate menjadi salah satu upaya pencegahan dalam memberantas terputusnya perkembangbiakan nyamuk aedes aegypti di Desa Sungai Rasau.
“Pembagian abate ini didorong lantaran telah terjadinya salah satu korban yang meninggal disebabkan oleh gigitan nyamuk aedes aegypti, terlebih saat ini cuaca hujan yang sering turun mengakibatkan genangan air yang membuat perkembang biakan nyamuk semakin banyak, seperti genangan air di botol aqua, pelepah pisang, dan tempat sampah. Insyaallah dosis abate ini aman digunakan termasuk pada penampungan air yang akan dikonsumsi sehari-hari dengan kata lain wajib dimasak sebelum dikonsumsi,” Ujarnya.
Kemudian masing-masing kelompok mahasiswa KKL IAIN Pontianak diajak terjun langsung ke rumah-rumah warga di sekitar posko untuk membagikan abate dan sosialisasi cara penggunaan abate dipenampungan air yang dimiliki setiap warga, yang didampingi oleh ketua puskesmas kecamatan sungai pinyuh, Ety Wiyanti.
Bagi masyarakat kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, terlebih bagi mereka yang kekurangan informasi sebab minimnya pengetahuan masyarakat mengenai bahaya nyamnuk demam berdarah.
Penulis : Icha Lestiawati, Nanda Nurul Azmi, Dela Yunita
Editor : Farli Afif